Postingan 1: Landasan Teoritis Multimedia
pembelajaran
Media
didalam lingkup pendidikan ialah instrumen yang sangat strategis dalam ikut
menentukan berhasilnya proses belajar mengajar. Karena keberadaannya secara
langsung mampu memberikan dinamika tersendiri terhadap peserta didik (siswa).
Muhammad Ali mengemukakan bahwa media pembelajaran diartikan sebagai segala
sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (message), merangsang
pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong
proses belajar.
Kemudian
kata media pembelajaran diambil dari bahasa latin ”medius”yang bermakna berarti
”tengah”, pengantar atau perantara. Dalam bahasa Arab, media pengantar atau
perantara pesan oleh pengirim kepada penerima pesan. Menurut Suprapto dkk, menyatakan
bahwa media pembelajaran adalah suatu alat pembantu secara efektif yang dapat
digunakan oleh guru untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Lalu
bagaimana tentang multimedia, menurut keterangan dari Hooper (2002) mengatakan bahwa
“multimedia sebagai media presentasi berbeda dari multimedia sebagai media pembelajaran.
Media presentasi tidak menuntut pengguna berinteraktivitas secara aktif di dalamnya;
sekalipun ada interaktivitas maka interaktivitas tersebut adalah interaktivitas
yang samar (covert)”. Sehingga media
pembelajaran melibatkan pengguna dalam aktivitas-aktivitas yang menuntut
munculnya proses mental di dalam pembelajaran. Nah sehingga dari perspektif ini
aktivitas mental spesifik juga dibutuhkan di dalam terjadinya pembelajaran yang
dapat dibangkitkan melalui manipulasi peristiwa-peristiwa instruksional yang secara
sistematis.
Pada
wilayah ini Hooper secara tegas mengatakan peran penting suatu desain
instruksional di dalam suatu multimedia pembelajaran (educational multimedia).
Oleh karena itu multimedia pembelajaran adalah paket multimedia interaktif yang
mana di dalamnya ada langkah-langkah
instruksional yang didisain untuk melibatkan pengguna secara aktif pada proses
pembelajaran. Menurut Brunner dalam Media Pembelajaran, ia menyatakan “ada 3
tingkatan utama modus belajar, yaitu : pengalaman langsung (enactive),
pengalaman pictorial / gambar (iconic), dan pengalaman abstrak (symbolic).”
Levie
dan Levie menyatakan bahwa “stimulus visual membuahkan hasil belajar lebih baik
untuk tugas- tugas seperti mengingat, mengenali,
dan menghubungkan-hubungkan fakta dan konsep. Stimulus verbal memberi hasil
belajar yang lebih apabila pembelajaran itu melibatkan ingatan berurut-urutan”.
Oleh karena itu belajar dengan menggunakan indera ganda yaitu penglihatan dan
dengar sehingg memberi manfaat bagi siswa.
Multimedia
pembelajaran interaktif bisa diterapkan dalam dunia pendidikan. Pengaplikasian
multimedia dalam bidang ini yakni mengubah proses belajar-mengajar yang biasa
menjadi lebih menarik dan interaktif, yang menyebabkan proses belajar–mengajar
tidak terlalu monoton seperti selama ini yang dilakukan di sekolah–sekolah pada
umumnya. Misalnnya seperti pengaplikasian multimedia untuk meningkatkan kemampuan
membaca pada anak – anak. Dalam melakukannya bisa disisipkan animasi yang
menarik bagi anak–anak sehingga bisa dapat meningkatkan minat anak-anak dalam membaca
maupun hal lainnya.
Selain
untuk membantu meingkatkan minat membaca siswa, multimedia pembelajaran interaktif
juga tepat diterapkan dalam hal pembelajaran, karena mampu memberikan
animasi-animasi serta audio yang menarik oleh karena itu dapat memudahkan siswa
menerima pesan dari materi ajar yang disajikan.
Permsalahan
1. Tolong kemukakan pedapat anda apakah semua multimedia
yang digunakan selalu efektif untuk digunakan jika iya jelaskan dan jika tidak
mohon dijelasakan dengan bahasa sendiri?
2. Tolong jelasakan pesan-pesan yang seperti apa
yang dapat disampaikan dalam multimedia pembelajaran? Serta contohkan
3. Tolong jelaskan seberapa besar peran guru dalam
pembuatan multimedia pembelajaran serta hal-hal apa saja yang harus
diperhatikan dalam membuat multimedia pembelajaran?
4. Tolong jelaskan stimulus visual seperti apa yang
dapat menyebabkan hasil belajar yang lebih? Serta berikan contohnya
Jawaban permasalahan no. 3 :
BalasHapusPeran guru dalam mengembangkan multimedia itu sangat perlu dalam mempengaruhi proses belajar. Karena pada dasarnya kepribadian guru memiliki hubungan dengan murid. Seorang guru yang kurang mampu menjelaskan dengan baik dan kurang menguasai bahan yang diajarkan dapat menimbulkan kurangnya dorongan untuk menguasai materi. Maka dari itu peran multimedia sangat diperlukan dalam membantu guru untuk menyelesaikan penyelesaian dalam proses pembelajaran.
Jadi hal ini guru sangat berperan penting dalam mengembangkan multimedia pembelajaran, mengingat guru merupakan seorang pendidik dan sebagai fasilitator bagi para siswanya. Peranan guru dalam mengembangkan media sangat beragam sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapinya, serta dapat berimprovisasi dengan multimedia yang tersedia.
Berikut berbagai hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan multimedia pembelajaran :
a)Hati-hati menambahkan sesuatu yang menurut kita menarik, tetapi tidak ada kaitannya dengan pembelajaran.
b)Penambahan lagu/backsound bukanlah sebuah keharusan dalam pembuatan multimedia pembelajaran.
c) Pentingnya penambahan simulasi dalam multimedia pembelajaran, bukan sekadar animasi.
d) Pemilihan media pembelajaran interaktif hendaknya memperhatikan kesesuainnya dengan tujuan pembelajaran.
e) Pentingnya memperhatikan desain komunikasi visual dalam pembuatan multimedia pembelajaran, termasuk di dalamnya pemilihan warna.
f) Rumus Design Patter adalah : I = H + C (Interest = Harmony + Contrast)
g) Pola belajar desain bisa menggunakan prinsip ATM (Amati + Tiru + Modifikasi).
h) Bahasa teks harus komunikatif, tidak hanya copy paste dari buku.
i)Suara narrator jangan hanya sama persis dengan teks, tetapi lebih memahamkan siswa akan konsep.
j) Yang tak kalah pentingnya adalah originalitas, karena banyak ditemukan peserta ketika presentasi dan diminta mempraktekkan hanya bisa menjawab “lupa”
baiklah saya akan menjawab pertanyaan no 2 yaitu Tolong jelasakan pesan-pesan yang seperti apa yang dapat disampaikan dalam multimedia pembelajaran? Serta contohkan
BalasHapusjawaban nya adalah Media pada hakekatnya merupakan salah satu komponen sistem pembelajaran. Sebagai komponen, media hendaknya merupakan bagian integral dan harus sesuai dengan proses pembelajaran secara menyeluruh. Ujung akhir dari pemilihan media adalah penggunaaan media tersebut dalam kegiatan pembelajaran, sehingga memungkinkan siswa dapat berinteraksi dengan media yang kita pilih. pesan yang disampaikan dalam multimedia yaitu elajar adalah proses aktif dan konstruktif melalui suatu pengalaman dalam memperoleh informasi. Dalam proses aktif tersebut, media pembelajaran berperan sebagai salah satu sumber belajar bagi siswa. Artinya melalui media peserta didik memperoleh pesan dan informasi sehingga membentuk pengetahuan baru pada siswa. Dalam batas tertentu, media dapat menggantikan fungsi guru sebagai sumber informasi/pengetahuan bagi peserta didik. Media pembelajaran sebagai sumber belajar merupakan suatu komponen system pembelajaran yang meliputi pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan, yang dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik. contohnya seorang guru kimia akan menjelaskan proses perubahan-perubahan zat dengan menggunakan gelas ukur, sebelum dilakukan praktikum, terlebih dahulu guru tersebut memperagakan bagaimana cara menggunakan gelas ukur dengan baik. Untuk lebih jelas, kita lihat contoh ketiga, seorang guru Biologi akan membelajarkan siswa tentang bentuk dan struktur sel dengan menggunakan mikroskop, maka sebelum praktikum dimulai, sebelum siswa meletakan objek pada mikroskop untuk diamati maka guru tersebut menunjukan cara kerja Mikroskop sesuai dengan prosedur yang benar, cara ini akan memperlancar proses belajar dan menghindari resiko kerusakan pada alat praktikum yang digunakan. Beberapa alasan tersebut sering melandasi pengguna dalam menggunakan media yaitu bertujuan untukmendemonstrasikan atau memperagakan sesuatu.
Saya akan menjawab permasalahan yang pertama
BalasHapusMultimedia terutama kombinasi antara slide gambar dan suara mampu menunjukkan dan menyajikan apa yang tidak bisa disajikan secara langsung ke dalam kelas. Keunggulan ini yang jarang dimiliki oleh media pembelajaran lain sehingga peserta didik mampu melihat dan memahami fenomena nyata dari materi yang disajikan dengan multimedia slide dan suara tanpa harus berhubungan atau adanya kontak langsung dengan apa yang ditunjukkan. Terlebih lagi media pembelajaran berbasis multimedia ini dapat dikemas secara menarik serta interaktif yang mampu membangkitkan minat belajar siswa sehingga pembelajaran yang dilakukan dapat lebih efektif, siswa dapat cepat menguasai kompetensi dan tujuan pembelajaran dapat dicapai.
Ada beberapa kriteria untuk menilai keefektifan sebuah muktimrdia atau media pembelajaran yang akan digunakan:
1. Biaya. Biaya memang harus dinilai dengan hasil yang akan dicapai dengan penggunaan media itu
2. Ketersedian fasilitas pendukung
3. Kecocokan dengan ukuran kelas
4. Keringkasan
5. Kemampuan untuk dirubah
6. Waktu dan tenaga penyiapan
7. Pengaruh yang ditimbulkan
8. Kerumitan
9. Kegunaan
Semakin banyak tujuan pembelajaran yang bisa dibantu dengan sebuah media semakin baiklah media itu.
Kemudahan navigasi. Sebuah program harus dirancang sesederhana mungkin sehingga pembelajar bahasa tidak perlu belajar komputer lebih dahulu.
Pengetahuan dan presentasi informasi. Kedua kriteria ini adalah untuk menilai isi dari program itu sendiri, apakah program telah memenuhi kebutuhan pembelajaran si pembelajar atau belum
Integrasi media di mana media harus mengintegrasikan aspek dan ketrampilan bahasa yang harus dipelajari
Estetika. Untuk menarik minat pembelajar program harus mempunyai tampilan yang artistik maka estetika juga merupakan sebuah kriteria
Fungsi secara keseluruhan. Program yang dikembangkan harus memberikan pembelajaran yang diinginkan oleh pembelajar. Sehingga pada waktu seorang selesai menjalankan sebuah program dia akan merasa telah belajar sesuatu.
Semua multimedia bisa dikatakan efektif, jika dibuat dengan memperhatikan faktor-faktor yang sudah dijelaskan di atas, serta dibuat berdasarkan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan, penggunaan multimedia harus juga disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan, dengan karakter kelas tempat kita mengajar, maka multimedia tersebut akan digunakan secara efektif dan efisien.
Bauklah saya akan mencoba menjawab permaslaahn ke 4
BalasHapusSimulus yang berupa gambar konkret agar mudha dibpahami oleh siswa atau dapat mengaplikasikannya seperti menganatomikan suatu gambar agar aiswa mudah untuk memahami mengenai suatu pembelajaran. Sekian