Postingan 6
Presentasi e-learning kimia Hasil Pengembangan
            Electronic learning atau disingkat e-learning merupakan suatu jenis pembelajaran yang memungkinkan tersampaikannya materi ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet ataupun jaringan komputer lain.  
            Dalam pelaksanaanya konsep e-learning, tidak hanya materi pelajaran disediakan secara online saja, namun juga ditandai dengan adanya suatu sistem (seperti software) yang berfungsi mengatur sekaligus memonitoring interaksi yang terjadi dari guru dan siswa (dosen dengan siswa), baik yang langsung (synchronoius) ataupun tertunda (asynchronoius).
            Jika dibandingkan dengan pendidikan konvensional, pada prosesnya e-learning bersifat sebagai media distance learning yang menciptakan sebuah paradigma baru, yakni peran guru yang menjadi “fasilitator” dan siswa sebagai “peserta aktif” dalam proses belajar-mengajar.
            Proses pengembangan e-learning dalam dunia pendidikan perlu dilakukan. Jika dihubungkan dengan geografis wilayah Indonesia yang sangat luas dan belum meratanya tingkat pendidikan. Peggunaan dan pemanfaatan e-learning dapat menjadi sebuah solusi dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dinegeri ini.
            Masalah yang ada selama ini banyak orang yang menganggapan bahwa membuat e-learning itu rumit. Terlebih e-learning yang diketahui selama ini identik dengan memanfaatkan web membutuhkan pengelolaan sangat sulit dengan bahasa pemrograman yang hanya dikuasai oleh kalangan tertentu saja layaknya sarjana jurusan informatika saja.
            Seiring dengan menjamurnya sosial media yang mana bukan hal asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, adalah sebuah keadaan yang memungkinkan untuk dapat memanfaatkan sosial media itu sebagai alat, bahan ataupun sumber belajar. Sebagai contoh adalah pemanfaatan blog yang juga salah satu situs jejaring sosial yang dapat diguanakan sebagai alat, bahan maupun media dalam dunia pendidikan. Sehingga dengan menggunakan blog kita juga sudah mampu mengembangkan pembelajaran dengan menggunakan e learning.
            Blog ialah sebuah halaman web yang berisikan tulisan pribadi atau kelompok yang diurutkan berdasarkan waktu dan didalmnya ada fasilitas yang memungkinkan orang yang mengunjungi untuk bisa memberikan komentar terhadap tulisannya tersebut. 
            Pembelajaran e learning ini akan membantu dalam segi jarak dimana siswa tidak perlu hadir untuk dapat mendapatkan informasi. E learning juga memberikan kemudahan dalam segi waktu yang mana menjadi lebih efektif dan efisien.
            Dalam E learning guru berfungsi dan berperan sebagai manajer dalam proses belajar-mengajar. Guru menyediakan berbagai materi dan bahan ajar, yang nantinya akan dimanfaatkan oleh para siswa. Guru juga dapat membuat ‘rule of game’ dalam proses pembelajaran nantinya. Serta fungsi yang tak kalah penting ialah sebagai evaluator yang nantinya akan mengevaluasi terhadap hasil dari proses pembelajaran yang berbasis e-learning ini.

Dalam tugas ini saya menggunakan E learning dengan blog. karena menurut saya dengan blog, akan mempersingkat waktu dan guru tidak begitu kesulitan dalam membuat e learning

Permasalahan
1. Bagaimana menurut anda cara mendesain E learning yang menarik?
2. Tolong sebutkan apa-apa saja kekurangan e learning?
3. Menurut anda e learning dapat diterapkan di sekolah yang seperti apa?




Komentar

  1. Saya akan menjawab permasalahan nomor 2, yaitu menurut literatur yang saya baca Kekurangan kekurangan elearning adalah sbb.
    Pemanfaatan internet untuk pembelajaran atau e-learning juga tidak terlepas dari
    berbagai kekurangan. Berbagai keritik (Bullen,2001 dan Beam,1997), antara lain :
    1. Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau bahkan antar siswa itu
    sendiri.
    2. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek social dan
    sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis / komersial.
    3. Proses belajar dan mengajarnya cenderung kearah pelatihan daripada
    pendidikan.
    4. Berubahnya peran guru dari yang semula menguasai teknik pembelajaran
    konvensional, juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran menggunakan
    ICT.
    5. Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung
    gagal.
    6. tidak semua tempat tersedia fasilitas internet.
    7. kurangnya tenaga yang mengtahui dan memiliki keterampilan internet.
    8. kurangnya penguasaan bahasa komputer.

    BalasHapus
  2. Saya akan mencoba menjawab permsalahan ketiga

    Sangat membantu siswa dalam proses belajar, karena siswa dapat belajar kapan saja dan di mana saja

    BalasHapus
  3. Izin menjawab permasalah nomor 1
    Cara membuat website edukasi online atau e-learning sangatlah mudah. Apalagi sekarang banyak sekali script web berbasis PHP yang bisa diunduh secara gratis. Moodle adalah salah satu penyedia scrip web Content Managemen Sistem (CMS) gratisan.
    Moodle merupakan sebuah aplikasi Course Management System (CMS) gratis dapat di-download, digunakan ataupun dimodifikasi oleh siapa saja dengan lisensi secara GNU (General Public License). Anda dapat men-download aplikasi Moodle di alamat http://www.moodle.org . Saat ini Moodle CMS sudah digunakan pada lebih dari 150.000 institusi di lebih dari 160 negara didunia.
    Aplikasi Moodle dikembangkan pertama kali oleh Martin Dougiamas pada Agustus 2002 dengan Moodle Versi 1.0. Saat ini Moodle bisa dipakai oleh siapa saja secara Open Source. Sistim yang dibutuhkan agar aplikasi Moodle ini dapat berjalan dengan baik adalah sebagai berikut:
    – Apache Web Server
    – PHP
    – Database MySQL atau PostgreSQL
    Dengan menggunakan Moodle kita dapat membangun sistim pendidikan dengan konsep E-Learning( pembelajaran online ) ataupun Distance Learning (Pembelajaran Jarak Jauh). Dengan konsep ini system belajar mengajar akan tidak terbatas ruang dan waktu. Seorang dosen/guru/pengajar dapat memberikan materi kuliah dari mana saja. Begitu juga seorang mahasiswa/siswa dapat mengikuti kuliah dari mana saja.

    BalasHapus

Posting Komentar